Sunday, January 27, 2013

Annabel Lee - Edgar Allan Poe

Bertahun- tahun lalu,
Di sebuah kerajaan di tepi laut,
Hiduplah seorang gadis yang mungkin kau kenal
Bernama Annabel Lee;
Dan gadis ini hidup tanpa pikiran lain
Kecuali untuk mencintai dan dicintai oleh diriku.
Aku adalah kanak-kanak, begitu juga dengan dirinya,
Di kerajaan tepi laut ini:
Namun kami mencinta dengan cinta yang lebih dari cinta
Aku dan Annabel Lee-ku;
Dengan cinta yang menyelimuti dirinya dan diriku
Bagaikan sayap malaikat surga.
Inilah yang menjadi alasan bahwa, dahulu kala,
Di kerajaan tepi laut ini,
Angin mengembus awan, menggetarkan Annabel Lee nan rupawan;
Maka para kerabatnya pun datanb
Dan membawanya dari sisiku,
Untuk mengurungnya dalam peti tertutup
Di kerajaan tepi laut ini.
Para malaikat di surga yang tak senang hati,
Menjadi iri kepadanya dan kepadaku-
Ya!-inilah alasannya (seluruh orang pun tahu, di kerajaan tepi laut ini)
Angin itu keluar dari awan di malam hari,
Menggetarkan dan membunuh kekasihku Anabel Lee.
Tetapi cinta kami jauh lebih kuat dari cinta
Mereka yang lebih tua dari kami
Mereka yang lebih bijak dari kami
Dan malaikat di atas sana,
Juga iblis dibawah lautan,
Tak mampu memisahkan jiwaku
Dari jiwa Annabel Lee yang rupawan.
Karena rembulan tak akan bersinar tanpa menghadirkan mimpi
Tentang Annabel Lee yang rupawan;
Dan bintang gemintang tak akan bersinar, tanpa membuatku merasakan
Cerahnya mata Annabel Lee yang rupawan;
Dan begitulah, sepanjang malam aku terbaring
Di samping kekasihku- kehidupanku dan mempelaiku,
Di peti tepi laut,
Di kuburnya di tepi laut yang bergelora.
Dikutip dari "Halo" by Alexandra Adornetto, hal 312-313

No comments:

Post a Comment